Senin, 14 September 2015

Internet of Things (IoT)

Sekarang sudah banyak yang membicarakan tentang internet of things, sebenarnya belum ada definisi standar mengenai internet of things, namun bisa dibilang internet of things adalah dimana benda-benda disekitar kita dapat berkomunikasi melalui jaringan internet.
Berikut ini adalah beberapa definisi alternatif dari Internet of Things:

  • Casagras (Coordination and support action for global RFID-related activities and standardisation) Mendefinisakan Internet of Things, sebagai sebuah infrastruktur jaringan global, yang menghubungkan benda-benda fisik dan virtual melalui eksploitasi data capture dan kemampuan komunikasi. Infrastruktur terdiri dari jaringan yang telah ada dan internet berikut pengembangan jaringannya. Semua ini akan menawarkan identifikasi obyek, sensor dan kemampuan koneksi sebagai dasar untuk pengembangan layanan dan aplikasi ko-operatif yang independen. Ia juga ditandai dengan tingkat otonom data capture yang tinggi, event transfer, konektivitas jaringan dan interoperabilitas.
  • SAP (Systeme, Anwendungen und Produkte) Mendefinisikannya bahwa Dunia di mana benda-benda fisik diintegrasikan ke dalam jaringan informasi secara berkesinambungan, dan di mana benda-benda fisik tersebut berperan aktif dalam proses bisnis. Layanan yang tersedia berinteraksi dengan ‘obyek pintar’ melalui Internet, mencari dan mengubah status mereka sesuai dengan setiap informasi yang dikaitkan, disamping memperhatikan masalah privasi dan keamanan
  • ETP EPOSS mendefinisikannya sebagai Jaringan yang dibentuk oleh hal-hal atau benda yang memiliki identitas, pada dunia maya yang beroperasi di ruang itu dengan menggunakan kecerdasan antarmuka untuk terhubung dan berkomunikasi dengan pengguna, konteks sosial dan lingkungan.
Bagaimana IoT bekerja?
IoT memanfaatkan argumentasi pemrograman dimana setiap perintah menghasilkan interaksi antar mesin yang dapat berkomunikasi secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. jaringan internet digunakan unruk menghasilkan interaksi antar mesin, paran manusia disini hanya sebagai pengatur dan pengawas langsung bekerjanya alat tersebut.
Tantangan terbesar dalam pengembangan Internet of Things adalah struktur jaringan yang sangat kompleks, sistem keamanan yang sangat ketat, serta biaya pengembangan yang sangat mahal.

Bagaimana IoT bekerja di ruang publik?
Sebagai contoh kita akan mengambil ice cream dari freezer pada refrigerator, saat kita mengambil ice cream maka wireless speaker yang terkoneksi akan berbunyi: "perhatikan pilihan anda, inilah berat badan dan BMI anda saat ini". Data tersebut diperoleh dari timbangan di kamar anda. pembuat timbangan tidak pernah mendesain timbangan agar dapat berkomunikasi dengan refrigerator, namun, pembuat aplikasi membuat koneksi data antara timbangan dengan refrigerator sehingga menghasilkan fungsi baru.

Bagaimana perangkat IoT berkomunikasi?
Sebuah perangkat IoT memiliki sebuah radio yang dapat mengirim dan menerima koneksi wireless. Protokol wireless IoT didesain untuk memenuhi beberapa servis dasar: Beroperasi dengan daya dan bandwidth yang rendah, dan bekerja dalam jaringan mesh. Beberapa perangkat bekerja pada frekuensi bidang 2.4 GHz, yang juga digunakan oleh Wi- Fi dan Bluetooth, dan cakupan sub-GHz. Frekuensi sub-GHz tersebut termasuk 868 dan 915 MHz, memiliki keuntungan dalam rendahnya interferensi.
Perangkat IoT terhubung dengan jaringan mesh dan dapat mengirim sinyal antar perangkat seperti pelari estafet. Karena setiap perangkat dapat mengirimkan sinyal maka mereka dapat terhubung dengan ribuan sensor pada area yang luas seperti sebuah kota, dan bekerja selaras.

Metode dan pengimplementasian
Metode yang digunakan oleh internet of things adalah pengendalian secara otomatis dalam jarak berapa pun. pengimplementasian IoT biasanya tergantung pada pengembang aplikasi, dialah yang menentukan jarak maksimum kita dapat mengontrol aplikasi tersebut dan berapa kecepatan minimum jaringan internetnya. dengan berkembangnya IPv6, 4G dan wimax dapat mengoptimalkan pengembangan IoT serta memperjauh jarak yang dapat dijangkau sehingga memudahkan kita untuk mengontrol sesuatu.

Manfaat IoT
dengan adanya IoT maka pekerjaan yang kita lakukan menjadi cepat mudah dan efisien. contohnya barcode yang tertera pada produk, dengan adanya barcode tersebut kita dapat mengetahui produk apa yang banyak diminati dan kurang diminati, yang harus ditambah stoknya dan dikurangi stoknya, sehingga kita tidak perlu repot untuk menghitung produk secara manual.

Contoh pengaplikasian IoT
Contoh dari IoT adalah alat pakan ikan otomatis eFishery alat ini menggunakan sensor untuk mengukur nafsu makan ikan dan memberikan pakan dalam dosis yang dibutuhkan. alat ini didesain untuk peternak skala kecil dan besar, sistem eFishery bisa menangkap nafsu makan, mendistribusikan makanan secara otomatis dan memberikan laporan konsumsi makanan di smartphone peternak secara realtime.

nah, disini saya akan mengulas kembali sedikit megenai IoT. IoT adalah dimana benda-benda disekitar kita dapat berkomunikasi melalui sebuah jaringan seperti internet. sebagai contoh sederhananya sebuah refrigerator yang mengirimkan pesan via e-mail atau sms kepada penggunanya mengenai stok makanan atau minuman yang sudah habis. Dengan begitu waktu kita akan lebih efisien, kita tidak perlu lagi meluangkan waktu untuk hanya sekedar mengecek refrigerator dan kita pun tidak akan mendadak kehabisan makanan dan minuman karena selalu akan ada pemberitahuan persediaan stok di refrigerator. Saat ini sudah banyak perusahaan yang mulai mendalami IoT seperti Intel, Microsoft, Oracle dan masih banyak lagi. untuk lebih jelasnya anda dapat menonton vidio dibawah ini:


http://ipb.ac.id




Sumber:
http://www.pekalongankab.go.id/informasi/artikel/iptek/5928-apa-yang-perlu-kita-tahu-tentang-internet-of-things-iot.html
http://teknojurnal.com/definisi-internet-of-things/
http://www.infokomputer.com/tag/internet-of-things/

7 komentar:

  1. dalam penggalan ulasan anda yang "IoT adalah dimana benda-benda disekitar kita dapat berkomunikasi melalui sebuah jaringan seperti internet", apa semua benda bisa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, semua benda dapat berkomunikasi melalui jaringan internet asalkan tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif. misalkan yang sering kali disebutkan adalah RFID, contoh penerapannya adalah tentara israel yang diberikan RFID berupa kalung, sehingga akan terdeteksi keberadaannya dimanapun mereka berada.

      Hapus
  2. informasinya membantu, apalagi diberikan contoh eFishery yang belum familiar di masyarakat umum.

    BalasHapus
  3. assalamualaikum sis, terima kasih telah membantu memberikan pencerahan untuk tugas saya. sebelumnya saya ingin bertanya, apakah pengimplementasian IoT pada e-gov sudah efektif? kalau belum, lantas bagaimana caranya agar pengimplementasiannya efektif? terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya belum sepenuhnya efektif, agar pengiplementasiannya efektif adalah dengan cara memikirkan sistem secara matang dan membuatnya sedemikian rupa agar cocok untuk diterapkan, selain itu kita juga harus lihat penggunanya apakah mereka dapat dengan mudah menggunakan serta memanfaatkan sistem.

      Hapus
  4. Internet of Things menyumbangkan banyak hal terhadap kemajuan teknologi. Thanks atas infonya. Sangat membantu khususnya dlm memberikan informasi aplikasi IoT

    BalasHapus
  5. Terima kasih, sangat membantu untuk menambah wawasan :D

    BalasHapus